Bandung – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pasundan (UNPAS) menyelenggarakan kegiatan Monitoring Mahasiswa Penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) Angkatan 2022 pada Rabu, 1 Juli 2026, bertempat di Ruang Tb. Hasanuddin Lantai 2 Gedung FEB UNPAS. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan evaluasi terhadap mahasiswa penerima bantuan pendidikan agar tetap mampu mempertahankan prestasi akademik sekaligus mengembangkan kapasitas diri selama menempuh studi.

Kegiatan monitoring menghadirkan Hj. Ledia Hanifa Amaliah, S.Si., M.PSi.T., Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Daerah Pemilihan Jawa Barat I, sebagai narasumber utama. Kehadiran beliau memberikan wawasan mengenai pentingnya pemanfaatan program KIP Kuliah sebagai instrumen pemerataan akses pendidikan tinggi sekaligus investasi bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Acara dibuka oleh Dekan FEB UNPAS Prof. Dr. H. Juanim, S.E., M.Si. bersama jajaran pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, serta dihadiri oleh mahasiswa penerima KIP Kuliah Angkatan 2022 dari berbagai program studi di lingkungan FEB UNPAS. Kehadiran unsur pimpinan fakultas menunjukkan komitmen institusi dalam memastikan program beasiswa pemerintah berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa.

Dalam paparannya, Hj. Ledia Hanifa Amaliah menekankan bahwa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) bukan hanya bentuk bantuan pembiayaan pendidikan, tetapi juga amanah yang harus dijaga melalui prestasi akademik, integritas, serta kontribusi positif kepada masyarakat.
"Mahasiswa penerima KIP Kuliah diharapkan menjadi generasi yang tidak hanya berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya."
Beliau juga mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan akademik, organisasi, penelitian, kompetisi, hingga pengembangan keterampilan digital yang dapat meningkatkan daya saing lulusan di masa depan.
Sementara itu, Dekan FEB UNPAS Prof. Dr. H. Juanim, S.E., M.Si. menyampaikan bahwa program monitoring merupakan bagian dari sistem pembinaan berkelanjutan yang dilakukan fakultas kepada seluruh mahasiswa penerima KIP Kuliah.

"Mahasiswa penerima KIP Kuliah adalah aset bangsa yang harus terus didampingi agar mampu menyelesaikan studi tepat waktu, berprestasi, dan memiliki karakter yang kuat. FEB Universitas Pasundan berkomitmen memberikan lingkungan akademik yang mendukung agar setiap mahasiswa dapat berkembang secara optimal," ujar Prof. Juanim.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa juga memperoleh kesempatan untuk berdialog secara langsung mengenai berbagai tantangan yang dihadapi selama perkuliahan, baik dari sisi akademik maupun pengembangan diri. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan terkait peningkatan layanan kemahasiswaan, pembinaan prestasi, serta pemanfaatan peluang pengembangan kompetensi.
Monitoring KIP Kuliah juga menjadi sarana evaluasi terhadap keberlangsungan studi mahasiswa penerima beasiswa agar tetap memenuhi ketentuan yang ditetapkan pemerintah. Selain aspek akademik, kegiatan ini menekankan pentingnya kedisiplinan, etika, kepemimpinan, serta kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja dan transformasi digital.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FEB Universitas Pasundan berharap seluruh mahasiswa penerima KIP Kuliah Angkatan 2022 semakin termotivasi untuk mempertahankan prestasi, menyelesaikan studi tepat waktu, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sebagai lulusan yang unggul, berintegritas, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.